rintihanku….
Ya Allah, sungguh aku malu dihadapanMu
Di usiaku yang sejauh ini, aku masih seperti ini
Tidak banyak perubahan yang sudah kulakukan
Seolah-olah aku hidup hanya untuk diriku sendiri
Ya Allah, maafkan hambaMu yang belum berbuat apa-apa ini
Tuhan maafkan hambaMu yang tidak bisa apa-apa ini
Tuhan, malu sungguh aku malu Tuhan…….
Lalu masih pantaskah maafMu untukku,
setelah Kau beri aku mata, dan aku tidak mampu “melihat” bagaimana kondisi sekitarku….
Masih pantaskah maafMu untukku,
setelah kau beri aku mulut, tapi tak pernah ku sampaikan kebenaran, hanya dusta belaka
Tuhan pantaskah maafMu untukku,
setelah Kau beri aku tangan lalu aku tidak bekerja untuk agamaMu
Kau juga beri aku otak, tapi aku tidak pernah berpikir bagaimana kondisi keluargaku, sahabat-sahabatku, masyarakat sekelilingku, negaraku yang sudah sangat kacau seperti ini….
Kau juga beri aku kaki yang pada akhirnya aku langkahkan ke tempat-tempat maksiat…..
Kau juga beri aku telinga yang aku gunakan untuk mendengar fitnah…. Tuhan masih pantaskah aku hidup di dunia ini…..
tak perlu ku berharap SurgaMu…..
jauh ku untuk mendapatkannya……
hanya ridhoMu, itu yang ku perlukan
Tuhan berat kaki ini untuk melangkah, berat juga tanganku untuk bekerja….
Pikiranku hanya menerawang jauh sebuah kehidupan mewah teman-temanku
Begitu sombongnya aku, bersikap seolah-olah aku adalah mereka yang sudah mapan itu….
Padahal aku pun menyadari betapa ada Engkau Tuhan Yang Maha Kaya
Aku juga selalu iri dengan temanku yang pandai
Betapa aku telah melupakan engkau ya Allah Tuhan yang Maha Pandai, sumber dari segala ilmu
Waktuku pun habis untuk itu
Tanpa aku hiraukan betapa orang-orang dibelakangku menjerit memanggilku untuk datang padanya dan menyambut sebuah pertolonganku
Tuhan lalu aku bisa apa? Aku harus berbuat apa? Tangisan ini pun seakan tak berarti lagi di hadapanMu
Betapa bodohnya aku yang selalu tertawa setelah aku menangis
Lalu apa arti tangisan itu?
Tuhan ijinkanlah aku berjanji sekali lagi untuk bisa mengabdi padaMu
Tuhan aku akan berbuat yang terbaik dari apa yang aku bisa lakukan
Tuhan kan ku lakukan apa yang telah Kau amanahkan padaku
Tak kugunakan lagi egoku
tak lagi ku berkawan dengan khayalan-khayalan semu
Biarlah aku menjadi diriku sendiri
Tak akan lagi ku pedulikan orang lain
biarlah mereka kaya, biarlah mereka pandai
biarlah mereka ini, biarlah mereka itu….
Aku akan kembali ke jalanMu
untuk mengabdikan diri yang lemah dan tak berdaya ini
untukMu
sebagai sebuah pengharapan akan keridhoanMu, wahai Tuhanku
Tuhan Bantu aku mengusir “mereka“ dalam pikiranku ini
Tuhan, aku ingin menulis lagi
Biarlah aku menjadi diriku sendiri
Aku ingin menjadi diriku sendiri…..
Aku ingin menjadi diriku sendiri…
Aku ingin menjadi diriku sendiri…..
Aku ingin menjadi diriku sendiri….
Aku ingin menjadi diriku sendiri….
Aku ingin menjadi diriku sendiri…..
Aku ingin menjadi diriku sendiri….
Aku ingin menjadi diriku sendiri…..
Aku ingin menjadi diriku sendiri…..
Tiap langkahku adalah prestasi
Tiap gerakku adalah karya
Tiap tutur kataku adalah pesan
Tiap hembus nafasku adalah nilai
Tiap pandanganku adalah visi
tiap pikiranku adalah teladan
Tuhan jangan Kau butakan aku setelah aku dapat melihat
Jangan Kau tulikan aku setelah aku dapat mendengar
Jangan Kau lumpuhkan aku setelah aku dapat bergerak
Jangan Kau pincangkan aku setelah aku dapat melangkah
Jangan Kau bisukan aku setelah aku mampu bicara
Jangan Kau menjauh setelah aku dekat
Tuhan luluhkan hatiku untuk merasa
Bukakan mataku untuk melihat
Ringankan tanganku untuk bekerja
Tuntun kakiku untuk melangkah Bimbing mulutku untuk bertutur Ajarkan pikiranku untuk berpikir
Tuhan jauhkan aku dari segala hal yang bisa membuat Kau jauh dariku Dekatkan aku dengan semua hal yang mendekatkanku kepada Mu
Tuhan maafkan aku…………
Maafkan kedua orang tuaku…..
Terangi “dunia” ayahku dengan cintaku dan cintaMu
Cintai ibuku seperti ia mencintaiku
Maafkan semua saudaraku
Satukan kami semua dalam damai
jauh dari pertengkaran dan permusuhan
Maafkan semua keluargaku
Maafkan semua sahabat-sahabatku….
Pertemukan kami semua di surgaMu…
Amin….